Our Story

Counter Redo di Bandara

Foto bersama Bapak Nur Syahrir Rahardjo, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Bahrain, saat redo mendapat undangan mewaklili UMKM Sulawesi Utara untuk menjajaki peluang pasar di Bahrain

Logo Redoredo Coffee Roastery didirikan pada pertengahan tahun 2019. Awalnya hanya sederhana saja, karena hobby ‘ngopi’ dan kecintaan dua sahabat (Real Ogi dan Pedro Pangemanan) pada kopi Sulawesi Utara.

Pengalaman Real yang sempat beberapa tahun tinggal di Jakarta, dan merasakan sulitnya menemukan kopi kampung halamannya di tanah rantau, mencetuskan ide untuk mengangkat kopi Sulawesi Utara, agar lebih dikenal di luar daerah.

Sebuah pertanyaan menggelitik, mengapa kopi Sulawesi Utara tidak setenar kopi daerah lain di Nusantara? Padahal sejarah mencatat Sulawesi Utara juga pernah menjadi perkebunan dan sentra niaga kopi di masa kolonial (baca juga: Silsilah Kopi Sulawesi Utara). Budaya minum kopi pun sangat mengakar di masyarakat Sulawesi Utara. Warung-warung kopi tradisional bertebaran, bahkan hingga ke pelosok desa. Minum kopi telah menjadi ritual tak terpisahkan dari masyarakat Sulawesi Utara. Tapi mengapa kopi Sulawesi Utara seperti terbatas, dan hanya beredar di ‘kalangan sendiri’?

Pertanyaan ini dijawab oleh Pastor Paul Richard Renwarin (yang sering disapa Pastor Cardo), seorang antropolog budaya. Menurut beliau, hal ini terkait dengan sejarah kelam tanam paksa yang terjadi di jaman kolonial. Pilihan untuk ‘meninggalkan’ budidaya kopi, merupakan simbol pemberontakan jiwa merdeka orang Sulawesi Utara. Bentuk penolakan atas penindasan yang mereka alami di masa lalu. Meskipun tetap ada yang menanam kopi, tapi hanya dalam jumlah terbatas, dan untuk konsumsi sendiri, bukan sebagai komoditi yang diperdagangkan.

Namun sekarang kondisi telah berubah, tidak ada lagi tanam paksa di Sulawesi Utara. Kopi pun menjadi milik segala kalangan, tanpa sekat dan batasan. Kopi bahkan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Bisnis minuman kopi pun mengemuka. Permintaan akan kopi meningkat di mana-mana. Kopi kini bagaikan primadona dan termasuk komoditi yang menjanjikan.

Beruntung Sulawesi Utara memiliki lahan yang subur dan cocok untuk budidaya kopi. Unsur yang terkandung di tanah, serta sentuhan kearifan lokal dalam proses pengolahannya turut menjadikan kopi ini memiliki rasa yang unik, yang dapat memperkaya khazanah kopi Nusantara. Sulawesi Utara hanya perlu sedikit mengejar ketinggalan dalam upaya promosi dan pemasarannya.

Inilah yang menjadi misi redo, yaitu mengangkat citra dan memperkenalkan kopi Sulawesi Utara kepada dunia luas. Jika jalur pemasaran telah terbuka lebar, kami berharap upaya ini akan memberi kontribusi pada kesejahteraan petani kopi di Sulawesi Utara, dan membuka peluang bagi usaha-usaha lain yang berkaitan dengan kopi ini sendiri.

Logo Redo Coffee Medium

Kopi Original Manado

Contact

Address

Jl. Mawar C No. 3
Griya Paniki Indah
Kel. Paniki Bawah
Kec. Mapanget
Kota Manado 95256
Sulawesi Utara Indonesia